Minggu, 29 Agustus 2021

FAKTA DAN OPINI DALAM TEKS EKSPOSISI

 

Pengertian Dan Perbedaan Fakta dan Opini dalam Teks Eksposisi

 

Pengertian Fakta

Pengertian fakta adalah kejadian atau keadaan yang benar-benar terjadi dan bukan mitos serta pernah dilihat oleh manusia itu sendiri atau telah dilakukan suatu pengujian dan pemastian di khalayak umum.


Fakta dapat disebut juga sebagai hasil dari pengamatan secara objektif yang dapat di verifikasi kebenarannya oleh siapapun. Informasi yang didengar dapat juga disebut dengan fakta apabila informasi tersebut merupakan suatu peristiwa yang berupa kenyataan dan benar-benar terjadi.

Ciri-ciri Fakta

Ciri-ciri Fakta :

  • Sudah teruji kebenarannya di depan khalayak umum serta bersifat objektif.
  • Memiliki data yang akurat atau bukti sebagai pendukung kebenarannya.
  • Pernah dilihat oleh manusia serta telah dilakukan pengujian dan pemastian di khalayak umum.

Adapun Ciri-ciri Fakta dalam Kalimat adalah sebagai berikut

1.     Memiliki Data Akurat
Dalam kalimat fakta, teman-teman cenderung bisa menemukan ada data yang jelas terhadap suatu peristiwa. Di dalam kalimat, data tersebut dapat berupa bilangan statistic, tanggal dan waktu kejadian, maupun hal lain yang telah terverifikasi.

2.    Bersifat Objektif
Yang dimaksud objektif dalam kalimat fakta adalah pernyataan yang terdapat di dalamnya bersifat umum dan telah diakui kebenarannya oleh banyak pihak, khususnya oleh badan atau lembaga resmi.

3.    Benar-benar Terjadi
Sebuah kalimat dapat dianggap sebagai fakta jika pernyataan di dalamnya memaparkan situasi yang benar-benar terjadi. Benar-benar terjadi berarti kamu bisa melihatnya dengan mata kepala sendiri ataupun mendengar laporan beritanya dari orang yang berwenang.

Pengertian Opini

Pengertian opini merupakan suatu ide, pikiran, atau pendapat yang biasanya bersifat tidak objektif serta belum di sahkan kebenarannya.

 

Seperti suatu prediksi dimana belum terdapat orang yang dapat memastikan bahwa hal tersebut benar benar ada atau terjadi. Meskipun opini bukan merupakan fakta, namun apabila opini tersebut dapat dibuktikan kebenarannya maka opini tersebut akan berukan menjadi fakta.

 

Ciri-ciri Opini

Ciri-ciri Opini :

  • Belum teruji kebenarannya dan masih bersifat subyektif.
  • Tidak memiliki data pendukung atau bukti yang akurat.
  • Merupakan suatu peristiwa yang belum terjadi, karena merupakan suatu pendapat.

Adapun Ciri-ciri Opini dalam Kalimat adalah sebagai berikut

1.     Mengandung Pendapat Pribadi
Yang namanya opini, berarti dalam kalimat tersebut kamu akan menemukan pendapat dari diri sendiri ataupun dari orang lain. Dalam beberapa kasus, pada kalimat opini ditemukan pernyataan dari orang yang sudah terkenal sehingga terkesan sebagai fakta. Padahal, perkataan orang tersebut juga masih sebatas pendapat yang belum bisa dibuktikan kebenarannya.

2.    Bersifat subjektif
Hampir sama dengan ciri pertama, ciri kedua dari kalimat opini adalah pernyataan yang dipaparkan dalam kaimat cenderung subjektif. Artinya, hal-hal yang dikemukakan hanya menurut salah satu pihak sehingga tidak bisa dikatakan netral.

3.    Memiliki Kata Bersifat Relatif
Pada kalimat opini, kamu akan cenderung menemukan kata yang bersifat relatif. Yang dimaksud relatif di sini adalah kata atau frasa tersebut cenderung bisa berubah bergantung siapa yang mengucapkannya. Kata-kata yang termasuk relatif, di antaranya paling, lebih, agak, ataupun biasanya.



Perbedaan Fakta Dan Opini

  • Fakta ialah sesuatu yang apa adanya terjadi. dalam artian, fakta tersebut ialah potret mengenai keadaan ataupun peristiwa. Oleh sebab itu, fakta sulit  untuk dapat terbantahkan disebabkan karena dapat dilihat, atau juga diketahui oleh banyak pihak. Meskipun hal demikian fakta tersebut dapat saja berubah jika ditemukan fakta baru yang jelas dan juga lebih akurat.

  • Sedangkan Opini ialah Pendapat belum benar adanya. Pendapat pribadi tersebut dapat benar bahkan dapat juga salah . pendapat seseorang tersebut juga berbeda beda dengan pendapat seseorang lainnya. suatu pendapat tersebut akan dapat semakin mendekati kebenaran apabila jika ditunjang oleh keberadaan suatu fakta yang kuat dan juga menyakinkan

 

Cara Mudah Membedakan Fakta dan Opini

Seperti yang telah kita ketahui pada ciri-cirinya diatas, fakta mempunyai data yang teruji keakuratannya dan bersifat objektif maka itu dapat dikategorikan sebagai fakta, dengan menggunakan imajinasi Anda apakah kalimat tersebut adalah hal yang benar telah terjadi ataupun cuma pendapat orang saja.


Dalam kalimat opini biasanya terdapat kata-kata seperti bisa jadi, seharusnya, saya rasa, dan lain sebagainya, karena kata-kata tersebut menunjukkan bahwa kalimatnya masih dalam perencanaan atau pendapat dan belum terbukti kebenarannya. Berikut ciri-ciri kalimat opini.

1.     Bersifat subyektif serta dilengkapi dengan uraian tentang pendapat, saran, atau suatu prediksi.

2.    Tidak dapat dibuktikan kebenaranya.

3.    Atas pemikiran sendiri dan tidak ada narasumber.

4.    Tidak memiliki data dan bukti yang teruji keakuratannya.

5.    Menunjukkan peristiwa yang belum atau mungkin akan tejadi pada masa mendatang dan berupa rencana.

6.    Pendapat atau argumen seseorang saja.

 

Contoh Fakta dan Opini

Contoh Fakta

  • Sekarang, rata-rata waktu yang digunakan untuk setiap siswa untuk dapat belajar sekitar lima jam perhari
  • Sementara hal tersebut, ditahun sebelumnya, menurut survei dari sebuah lembaga LSM, waktu belajar mereka tersebut diluar dari kegiatan sekolah ialah hanya 2-3 jam per hari.

Contoh kalimat fakta :

1.     Harimau merupakan hewan yang berkaki empat.

2.    Indonesia adalah negara kepulauan.

3.    Gula dapat membuat minuman menjadi manis.

4.    Pensil itu harganya dua ribu rupiah.

5.    Oksigen sangat dibutuhkan oleh manusia.


Contoh Opini

1.     Kesadaran terhadap akan pentingnya belajar di kalangan para remaja indonesia semakin meningkat, terutama dilihat dari sisi jumlah jam belajar mereka. Kesadaran tersebut perlu ditunjang oleh kepedulian orang tua dan juga  Pemerintah, misalnya dengan cara menyediakan bahan bacaan yang bermutu dan juga sesuai dengan taraf perkembangan psikologi para remaja.

2.    Perlu adanya perubahan formasi tempat duduk agar suasana dalam belajar di kelas lebih dapat menyenangkan


 

Contoh kalimat opini :

1.     Besok saya ingin pergi ke luar negeri.

2.    Rumah itu besar sekali.

3.    Indonesia adalah negara yang indah.

4.    Mobil itu sangat cepat.

5.    Makanan buatan ibu sangat enak.


Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa fakta berguna ialah sebagai dasar bagi suatu pendapat. Seseorang sebaiknya dapat mengemukakan fakta terlebih dahulu, kemudian baru menggemukakan suatu berpendapat. Sebaliknya, fakta tersebut juga dapat berfungsi untuk memperjelas adanya pendapat. Dalam hal tersebut, seseorang sebaiknya dapat berpendapat dulu, kemudian baru dapat menyertainya dengan fakta-fakta yang akurat kebenarannya.

https://www.gurupendidikan.co.id/fakta-dan-opini/

Minggu, 15 Agustus 2021

TEKS CERITA SEJARAH

 TEKS CERITA SEJARAH

1.      Teks cerita sejarah adalah teks yang menjelaskan suatu rangkaian terjadinya peristiwa yang berkaitan dengan kehidupan sehari hari manusia.

     Referensi tentang teks cerita sejarah bisa kalian simak di link https://www.youtube.com/watch?v=AVcceJzV5XM dan https://www.youtube.com/watch?v=2l6fpbhK_Dw

2.      Dalam teks cerita sejarah terdapat 4 fungsi sejarah adalah sebgai berikut :
*Fungsi rekreatif, artinya sejarah dapat memberikan perasaan senang atau gembira kepada penikmatnya.
*Fungsi inspiratif, artinya dengan mempelajari sejarah kita dapat mengembangkan inspirasi, imajinasi dan kreativitas untuk keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara.
*Fungsi instruktif, artinya sejarah dapat dijadikan alat bantu dalam proses pembelajaran.
*Fungsi edukatif, artinya nilai nilai sejarah dapat dijadikan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari dan petunjuk bagi manusia dalam berperilaku agar menjadi pribadi yang arif dan bijaksana

3.      Struktur teks cerita sejarah
a. Orientasi, ialah bagian yang menunjukan awal kejadian cerita atau latar belakang terjadinya peristiwa.
b. Komplikasi, ialah kondisi saat mulai timbul konflik antara tokoh utama dan tokoh yang lain.
c. Solusi, merupakan kondisi ketika konflik mulai menurun dan mengarah pada tuntutan terhadap suatu hal terutama dari pelaku utama.
d. Reorientasi, merupakan penutup cerita dengan akhir cerita sesuai dengan kronologis yang dipaparkan.

4.      Kaidah kebahasaan teks cerita sejarah
a. Menggunakan kata benda atau kata ganti
b. Menggunakan tokoh sentral
c. Menggunakan kata sifat yang menjelaskan frasa nomina
d. Menggunakan kata hubungvatau konjungsi
e. Menggunakan kata yang menggambarkan kejadian masa lampau
f. Menggunakan frasa adverbial

5.      Kaidah teks cerita sejarah
*Adanya rangkaian peristiwa (bahwa ada alasan logis dari terjadinya setiap peristiwa dan berkaiatan satu sama lain)
*Adanya kesatuan tindakan
*Adanya proses (tahapan pendahuluan, perkembangan dan penutup)
*Adanya hubungan kausal dalam suatu konflik yang membentuk struktur cerita secara keseluruhan.

6.      Teks cerita sejarah dibedakan menjadi 2 yaitu teks cerita sejarah fiksi (fable,novel,mite) dan non fiksi (riwayat hidup dan biografi).
7.      Untuk menganalisis teks cerita sejarah, adapun criteria criteria yang diperhatikan. Kriteria yang digunakan untuk menganalisis teks cerita sejarah berupa fakta adalah sebagai berikut :
a. Struktur teks
b. Bahasa yang digunakan
c. Teknik penulisan
d. Makna yang terdapat didalamnya

Kriteria yang digunakan untuk menganalisis teks cerita sejarah berupa fiksi adalah sebagi berikut :
a. Tema                        e. Sudut pandang
b. Alur                          f. Majas/bahasa yang digunakan
c.Penokohan                g.Nilai didik atau amanat
d. Latar


8.      Langkah langkah untuk menyunting teks cerita sejarah :
1.      Membaca ulang naskah secara keseluruhan.
2.      Membetulkan penulisan jika terdapat kesalahan dalam penulisan.
3.      Mengganti kata kata yang tepat jika pemilihan katanya tidak sesuai.
4.      Menambah atau mengurangi bagian sesuai dengan draf yang telah disiapkan sebelumnya.


9.      Langkah langkah penyuntingan teks narasi fiksi :
1. Isi yaitu hal hal yang disampaikan secara menyeluruh.
2. Bahasa yaitu berupa penalaran, penggunaan tanda baca dan ketepatan kalimat.
3. Estetika yaitu berupa kesatuan pelaku pada teks tersebut.
4. Unsur intrinsic yaitu menganalisis dari unsure pembentuk teks.

10.  Langkah langkah penyuntingan teks narasi berupa fakta :
1. Penggunaan ejaan
2. Sistematika penyajian sesuai dengan struktur teks
3. Bahasa yang mencangkupi keefektifan kalimat dan kelogisannya


11.  Cara mengabtraksi teks cerita sejarah :
1. Membaca teks narasi fiksi secara keseluruhan.
2. Mencatatvatau menulis pokok pokok isi.
3. Melengkapi pokok pokok cerita dengan teks yang lebih ringkas.
4. Menulis kembali ringkasan.
5. Mengecek apakah sipnosis sudah menyeluruh tanpa meninggalkan ide pokok. 


Contoh Teks Sejarah Non Fiksi

Kekalahan Kerajaan Malaka

Pengenalan

Malaka merupakan salah satu pusat perdagangan rempah di Asia yang sangat besar dan ramai. Kapal-kapal perdagangan dari Gujarat, Bengali, Persia, dan Negara lainnya berdatangan ke Malaka untuk berdagang. Hal tersebut menjadikan kerajaan Malaka semakin makmur dan berkembang.

Namun, hal tersebut pula yang menyebabkan negara lain tertarik dengan potensi yang dapat dihasilkan oleh jalur perdagangan Malaka. Salah satu negara yang tertarik adalah Portugis. Maka Portugis pun merencanakan dan melakukan ekspedisi laut menuju Malaka.

Pengungkapan Peristiwa (berisi: konflik & komplikasi)

Konflik

Kedatangan Portugis ke wilayah Malaka langsung menimbulkan kecurigaan rakyat Malaka. Hal tersebut dikarenakan mereka datang berbondong-bondong atas nama negaranya, bukan atas nama perseorangan seperti pedagang lainnya. Pedagang tidak mungkin membawa armada sebesar dan sekokoh itu untuk melakukan transaksi jual beli di tanah nusantara.

Kapal-kapal yang berdatangan pun bukan kapal sembarangan apalagi kapal dagang. Kapal yang mereka bawa ke perwira Malaka merupakan kapal perang yang diperlengkapi dengan meriam-meriam besar yang siap untuk ditembakkan kapan saja.

Armada Portugis yang datang pertama kalinya di perairan Malaka dipimpin oleh Diego Lopez de Sequcira. Mereka datang dengan alasan untuk berdagang ,bahkan pimpinan mereka pun datang meminta izin kepada Sultan Mahmud Syah. Namun permintaan tersebut ditolak karena rakyat dan Sultan Mahmud Syah telah mengetahui tujuan sebenarnya dari Portugis. Yakni, untuk menguasai jalur perdagangan di perairan Malaka.

Komplikasi

Akhirnya, rakyat Malaka yang curiga  segera menyerang armada Portugis. Kemudian, serangan tersebut dijadikan alasan oleh Albuquerque, pemimpin pasukan Portugis, untuk mengadakan serangan balasan. Perang berlangsung  dengan cukup lama, sangat dahsyat dan menelan banyak korban di kedua belah pihak.

Penutup

Pertempuran demi pertempuran dilalui dan pada akhirnya Kerajaan Malaka tidak mampu menahan serangan Portugis yang bertubi-tubi. Sayangnya kerajaan dan rakyat Malaka tidak dapat berkutik karena harus menghadapi persenjataan Portugis yang jauh lebih modern.

Pada akhirnya Malaka berhasil ditaklukkan oleh Portugis pada tahun 1511. Sultan Malaka terpaksa melarikan diri ke Pulau Bintan. Meskipun begitu, perlawanan rakyat Malaka tidak berhenti  disana saja. Perlawanan rakyat terus berjalan meskipun dalam skala kecil dan bersifat local saja.


Contoh Teks Cerita Sejarah Fiksi

Garis Keturunan Tingkir

Bukit Borobudur tampak lebih muram dari biasanya. Di tepian jalannya terlihat sosok seorang pemuda yang sedang berjalan menuju ke jalan setapak. Jalan setapak yang akan membawanya ke sungai yang biasa digunakan oleh warga sekitar untuk mencuci dan membersihkan diri.

Pemuda itu tampak bermuram pula, mengenakan selempang yang menopang belati kecil dan keris di punggungnya. Langkah kecil kaki pemuda itu akhirnya mengantarnya ke tepian sungai tujuannya. Ia kemudian lekas melepas alas kakinya dan duduk di atas batu lalu mencemplungkan kakinya ke dalam riak air sungai.

Konflik

Namun, tanpa sepengetahuannya, dua orang asing tengah membuntutinya dari semenjak ia melewati bukit Borobudur. Kedua orang itu tampak mengendap-endap dan memperhatikan setiap gerak-gerik pemuda muram itu. Mereka berdua adalah Arya Penangsang dan Ken Arok, utusan dari kerajaan.

Mereka berdua ditugaskan untuk membuntuti orang-orang mencurigakan yang baru menginjakkan kakinya di tanah Jawa. Ketika pemuda itu tengah melepaskan sabuk pinggang dan perlengkapan kesatrianya, dua orang mencurigakan itu pun lekas bereaksi.

Klimaks/Komplikasi

“Pusaka dan jimatnya sedang dilepas, saya pikir ini adalah kesempatan kita kisanak” bisiknya. Arya Penangsang hanya membalasnya dengan anggukan kepala. Tak lama mereka berdua berlari dan berusaha menerkam pemuda itu dengan ajian mematikan. Namun, seketika itu pula petir menyambar dan mereka berdua terpental jauh ke belakang.

“Ajian apa ini?” Arya Penangsang bertanya sambil menahan kesakitan. “Tidak mungkin, “ balas Ken Arok. “Ia mampu mengeluarkan ajian tanpa jimat apalagi pusaka” Arya Penangsang keheranan. “Apakah menurut kisanak juga, ia adalah…”. “Ya, tidak salah lagi, ia pasti garis keturunan sakti”. “Tapi keturunan siapa ki?”  Ken Arok bertanya kembali. “Petir sebesar itu, hanya keturunan sakti Jaka Tingkir yang mampu mengeluarkannya”.

Penutup

Tanpa panjang lebar mereka berdua memutuskan untuk berlari menjauh dari pemuda itu. Pemuda yang ternyata merupakan darah keturunan sakti dari Jaka Tingkir. Mereka berdua berhasil melarikan diri dan membawa berita mengenai keberadaan garis keturunan Jaka Tingkir ke kerajaan. Dapat ditebak bahwa penyerangan ini bukanlah upaya akhir dari usaha penaklukan semua garis keturunan sakti oleh Majapahit.


Sumber:
http://ringmat.blogspot.com/2016/10/rangkuman-materi-tentang-teks-cerita.html
https://www.youtube.com/watch?v=2l6fpbhK_Dw
https://www.youtube.com/watch?v=AVcceJzV5XM
https://serupa.id/contoh-teks-cerita-sejarah-beserta-strukturnya-bermacam-tema/

Kamis, 05 Agustus 2021

MATERI TEKS OBSERVASI

 

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

Teks Laporan Hasil Observasi adalah teks yang menjelaskan informasi umum tentang sesuatu seperti, alam, tumbuhan, hewan dan lain sebagainya berdasarkan fakta dari hasil observasi yang telah dilakukan.


Teks LHO ini bersifat komunikatif, informatif, objektif, yang artinya teks ini mempunyai isi yang memberikan sebuah informasi yang gampang untuk dipahami oleh orang yang membacanya atau mendengarnya.

Informasi disajikan secara objektif dan faktual dengan kenyataan yang sebenarnya sesuai yang telah diamati sebelumnya, tidak mengada-ngada atau tidak menurut opini sang pembuat, serta kebenarannya dapat dibuktikan.


Fungsi Teks laporan Hasil Observasi

Fungsi yang dimaksud adalah untuk memberitahukan atau menjelaskan suatu kegiatan yang dilakukan. Hasil observasi terhadap suatu objek juga dapat berfungsi untuk memberitahukan kepada pihak berwenang atau terkait suatu informasi. Selanjutnya, informasi tersebut dapat dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan. Contohnya adalah teks laporan hasil observasi kerusakan lingkungan. Selain itu, banyak teks laporan hasil observasi yang dapat dijadikan bahan informasi untuk berbagai kepentingan. Teks laporan hasil observasi secara umum juga berfungsi sebagai alat pendokumentasian suatu objek atau suatu kegiatan.


Struktur lain pada teks laporan hasil observasi:

1. Pernyataan Umum

Ini merupakan bagian awal pada teks laporan hasil observasi. Bagian ini disajikan definisi objek yang diamati serta klasifikasi atau penjenisan dari objek yang diamati.

2. Deskripsi Bagian

Bagian ini memuat gambaran dari setiap klasifikasi yang terdapat pada objek. Setiap bagian dari objek digambarkan secara mendetail dan apa adanya dengan berfokus pada bentuk atau kebiasaan yang terdapat pada objek pengamatan.
Bagian ini berisi hal umum tentang objek yang akan dikaji, menjelaskan secara garis besar pemahaman tentang hal tersebut. Penjelasan detail mengenai objek atau bagian-bagiannya terdapat pada deskripsi bagian.

3. Deskripsi Manfaat

Bagian ini memuat gambaran manfaat dari objek yang diamati. Manfaat merupakan kegunaan atau fungsi dari objek itu. Manfaat juga dapat dituliskan secara rinci berdasarkan bagian-bagian objek atau secara umum dengan menarik kesimpulan.
Deskripsi manfaat menunjukkan bahwa setiap objek yang diamati memiliki manfaat atau fungsi dalam kehidupan.


Ciri Ciri Teks laporan Hasil Observasi

  1. Isi teks bersifat objektif dan tidak memihak.
  2. Harus ditulis berdasarkan fakta yang terjadi pada saat pengamatan dilakukan.
  3. Isi teks tidak mengandung hal-hal yang bersifat penyimpangan, dugaan-dugaan yang tidak tepat, atau juga pemihakan terhadap sesuatu.
  4. Teks observasi disajikan dalam bentuk yang menarik, tata bahasa yang baik, susunan teksnya logis, dan isi dari teks berbobot dan berkualitas.
  5. Isi teks harus ditulis secara lengkap dan sempurna.



CONTOH TEKS LHO BESERTA STRUKTURNYA


Bunga Mawar

  • Pernyataan Umum

Mawar adalah satu di antara tanaman hias yang populer, yang merupakan tanaman semak dari jenis genus Rosa. Tanaman mawar memiliki tinggi 2-5 meter dan ada lebih dari 100 spesies. Batang mawar berduri tajam, licin, dan halus, serta bentuk daun yang menyirip dengan panjang sekitar 5-15 cm.

Ada berbagai macam warna bunga mawar, seperti warna merah muda, merah, kuning, putih, biru, bahkan hitam. Di bagian mahkota bunga, terdapat empat sampai lima helai daun mahkota. Mawar hidup di daerah yang sejuk.

  • Deskripsi Bagian

Budidaya bunga mawar bisa dilakukan dengan menanam biji, okulasi, dan stek batang. Di masa pertumbuhannya, perawatan merupakan faktor paling penting agar bunga mawar tumbuh kukuh dan tentunya indah.

Beragam cara bisa dilakukan untuk merawat bunga mawar, diantaranya dengan membasmi rumput liar dan gula di sekitar tanaman, menyiram tanaman dengan rutin, dan memberi pupuk secara rutin 3-4 bulan sekali dengan dosis yang sesuai.

Perlu kamu tahu, pagi dan sore hari merupakan waktu terbaik untuk menyiram tanaman karena suhu udara tidak terlalu panas. Lakukan juga pemangkasan terhadap tangkai yang sudah layu dan dahan yang kering dengan tujuan agar batas menjadi kukuh dan tumbuh tunas yang baru.

Di Indonesia, kita dapat menemukan jenis bunga mawar seperti modern garden rosesbuck rosesold garden rosesclimbing rosesshrub roseenglish rose, dan wild rose (mawar liar).

  • Deskripsi Manfaat

Dikarenakan warna dan bentuknya yang sangat indah, bunga mawar biasanya dijadikan sebagai tanaman hias. Tetapi, di balik keindahannya, bunga mawar mempunyai banyak manfaat, di antaranya sebagai anti bakteri, anti viral, anti depresan, anti peradangan, dan sumber vitamin C.

Selain itu banyak produk kecantikan seperti parfum, sabun, pelembab, dan sebagainya yang menggunakan bunga mawar sebagai bahan pembuatannya. Mawar juga bisa dimanfaatkan untuk teh, jelly, dan selai.


Pohon Kelapa

  • Pernyataan Umum

Pohon kelapa (Cocos nucifera) atau disebut juga pohon nyiur merupakan tumbuhan palem yang berbatang tinggi, dengan tinggi bisa mencapai tiga meter. Buahnya tertutup sabut dan tempurung keras, dalamnya terdapat daging yang mengandung santan dan air.

Kelapa adalah sebutan dari nama buah yang dihasilkan tumbuhan ini. Kelapa menjadi tumbuhan serbaguna karena dimanfaatkan semua bagiannya oleh manusia. Banyaknya manfaat menjadikan tunas kelapa dijadikan sebagai lambang dari Pramuka di Indonesia.

Tumbuhan ini diperkirakan berasal dari pesisir Samudra Hindia di sisi Asia, namun sekarang sudah menyebar luas di seluruh pantai tropika dunia.

  • Deskripsi Bagian

Bagian-bagian dari tumbuhan ini adalah buah kelapa, batang, pelepah, dan akar. Buah kelapa terdiri dari kulit luar, sabut, tempurung, kulit daging, daging buah, air kelapa, dan lembaga. Pohon kelapa atau pohon nyiur banyak terdapat di bagian tepi pantai.

  • Deskripsi Manfaat

Berdasarkan penelitian yang ada, kelapa diyakini bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit, seperti TBC, luka bernanah, wasir, disentri, dan kolera. Selain itu, buah kelapa bagus untuk mengobati keracunan karena buah ini dapat menetralkan racun di dalam tubuh kita dan dapat dijadikan sebagai makanan atau minuman.

Para dokter gigi juga meyakini bahwa kelapa bisa mencegah gigi berlubang. Sedangkan, batang pohonnya sangat bermanfaat untuk pembuatan janur, pembungkus ketupat, dan masih banyak lagi.



KAIDAH KEBAHASAAN TEKS LHO

Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi, di antaranya:

1. Kata umum (hipernim) dan kata khusus (hiponim) dalam pengklasifikasian.

  • Benda (kata umum/hipernim) diklasifikasikan menjadi dua, yaitu benda hidup (kata umum/hiponim) dan benda mati (kata khusus/hiponim).

  • Benda hidup (kata umum/hipernim) dikelompokkan menjadi dua, yaitu tumbuh-tumbuhan (kata khusus/hiponim dari benda hidup) dan binatang (kata khusus/hiponim dari benda hidup)

  • Tumbuh-tumbuhan (kata umum/hipernim) dapat dikelompokkan menjadi tumbuhan berbunga (kata khusus/hiponim dari kata tumbuh-tumbuhan) dan tumbuhan tidak berbunga (kata khusus/hiponim dari kata tumbuh-tumbuhan)

  • Binatang (kata umum/hipernin) diklasifikasikan menjadi vertebrata/bertulang belakang (kata khusus/ hiponim dari kata binatang) dan invertebrata/tidak bertulang belakang (kata khusus/hiponim dari kata binatang).

2. Menggunakan frasa verbal (kelompok kata kerja) yang digunakan untuk membuat klasifikasi. Misalnya: dibagi menjadi.

2. Menggunakan verba (kata kerja), baik verba aktif maupun verba pasif. Misalnya: membagi, mengelompokkan, mengklasifikasikan (verba aktif), dibagi, dikelompokkan, diklasifikasikan (verba pasif).

3. Menggunakan kata bersinonim, yakni kata-kata yang mempunyai makna yang sama. Misalnya, kata membagi bersinonim dengan kata mengelompokkan dan mengklasifikasikan.

4. Menggunakan kata berantonim, yakni kata-kata yang mempunyai makna berlawanan. Misalnya, kata hidup berantonim dengan kata mati.

5. Perubahan verba (kata kerja) menjadi nomina (kata benda). Misalnya, membagi (verba) berubah menjadi pembagian (nomina).

6. Menggunakan konjungsi (kata penghubung), misalnya: dan, tetapi, sementara itu, selanjutnya, dan sedangkan. Masing-masing konjungsi itu mempunyai fungsi masing-masing.

7. Menggunakan kalimat simpleks dan kompleks. Kalimat simpleks ialah kalimat yang hanya terdiri atas satu struktur dengan satu verba utama. Contohnya: tumbuh-tumbuhan tergolong ke dalam makhluk hidup.

Sedangkan, kalimat kompleks adalah kalimat yang terdiri atas dua struktur atau lebih dengan dua verba atau lebih. Contohnya: tanaman kacang itu akan tumbuh subur apabila petaninya rajin menyiramnya.


SUMBER:
https://www.gurupendidikan.co.id/teks-laporan-hasil-observasi/
https://www.materibindo.com/2018/05/teks-laporan-hasil-observasi.html
www.youtube.com
https://www.bola.com/ragam/read/4514486/contoh-contoh-teks-laporan-hasil-observasi-lengkap-sesuai-strukturnya
https://id.berita.yahoo.com/struktur-dan-kaidah-kebahasaan-teks-012008213.html


BELAJAR DARI BIOGRAFI

Teks biografi adalah suatu bentuk teks yang berisi mengenai kisah atau cerita suatu tokoh dalam mengarungi kehidupannya, entah itu berupa ke...